Hubungan VHDL dan FPGA

VHDL

VHDL kepanjangan dari VHSIC Hardware Description Language, yang awalnya hanya digunakan untuk simulasi kontrak departemen pertahanan US. VHDL mirip dengan bahasa pemrograman ADA (seperti Pascal) yang sekarang distandarkan oleh standar IEEE (1076-1987/1993). Bahasa deskripsi ini populer di Eropa dan mendukung semua vendor tool CAD.

Fungsi dari VHDL ini digunakan untuk membuat desain perangkat keras, yang dapat disintesis dan dapat disimulasikan / diverifikasi (dapat digunakan untuk membuat vektor uji, verifikasi fungsional dan verifikasi pewaktuan). Masing-masing deskripsi terdiri dari 2 komponen, yaitu deskripsi antarmuka (daftar koneksi port masukan dan keluaran) dan bagian arsitektur (beberapa deskripsi dari bagaimana kerja blok), misal

 

– A, B dan Z merupakan antarmuka

– Gerbang AND adalah arsitektur

 

Arsitektur internal

Arsitektur internal dapat dibuat sebuah sistem menjadi 2 kategori, yaitu kombinatorial (asinkronus) dan sinkronus. Asinkronus tidak digunakan untuk keadaan internal, hanya sekumpulan gerbang yang terhubung bersama dan jika mengubah masukannya dari 0 menjadi 1 maka keluarannya berubah setelah beberapa saat (tunda perambatan), sedangkan sinkronus digunakan untuk keadaan, terdiri dari gerbang-gerbang dan flip-flop dan harus meng-clock sistem sebelum berubah.

VHDL menyediakan dua domain yaitu instruksi konkuren dan sekuensial. Sekuensial untuk instruksinya dieksekusi dalam serangkaian urutan yang ditangani proses sedangkan konkuren merupakan sekumpulan instruksi yang terjadi secara simultan dan dapat mempunyai sejumlah proses yang dieksekusi secara konkuren.

 

FPGA

Field Programmable Gate Array (FPGA) merupakan integrated circuit (IC) digital yang terdiri dari blok-blok logik yang dapat dikonfigurasi sesuai dengan interkoneksi antar blok-blok ini. Porsi “field programmable” dari nama FPGA sesuai dengan fakta bahwa pemrogramannya menempati suatu ruas, yang maksudnya bahwa FPGA dapat dikonfigurasikan dalam suatu laboratorium. FPGA dikenalkan pada tahun 1985. FPGA adalah suatu alternatif untuk implementasi logik digital dalam sistem. Aplikasi FPGA mencakup  berbagai ranah elektronika digital termasuk desain IC, digital signal processing (DSP) dan pengembangan embedded system dan lain-lain. FPGA telah dibuat sebagai sebuah area baru dalam haknya sendiri. Bidang reconfigurable computing (RC) merupakan pengeksploitasian paralelisme yang sesuai sifatnya dan dapat dikonfigurasi ulang, sehingga bidang ini disediakan oleh FPGA dari perangkat keras sampai bagaimana mempercepat algoritma-algoritma perangkat lunak (software) yang dapat diterapkan pada sebuah perangkat keras (hardware).

One Response

  1. hebat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s