Sejarah Programmable Logic, Sebelum lahirnya FPGA

Akhir tahun 1970-an, piranti lojik standar mengalami kecenderungan stagnan, termasuk implementasi printed circuit board (PCB). Lalu seseorang menceletuk dengan sebuah pertanyaan, “What if we gave designers the ability to implement different connections in a bigger device?” (Bagaimana jika kita berikan kepada para perancang, kemampuan untuk mengimplementasikan koneksi yang berbeda dalam sebuah piranti yang lebih besar). Harapannya hal ini akan membuat perancang mengintegrasikan banyak piranti lojik standar dalam satu bagian.

Untuk menawarkan fleksibilitas kemampuan ini, maka Ron Cline SigneticsTM (kemudian dibeli oleh Philips dan terakhir dibeli  Xilinx) datang dengan gagasan dua bidang programmable. Dua bidang ini dihasilkan dari beberapa kombinasi gerbang AND dan OR, sebagaimana membagi gerbang AND yang berlawanan dengan gerbang OR. Sehingga memunculkan Programmable Logic Array (PLA) dan Programmable Array Logic (PAL).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s